Kita bisa bergerak dan kita bisa berpindah tempat. Begitu juga dengan hewan. Bisa bergerak dan berpindah tempat.
Semua itu dimungkinkan karena kita memiliki rangka, sendi dan otot. Ketiganya memungkinkan kita bergerak, berjalan, berdiri, duduk dan sebagainya.
Kerangka
Selain memberi bentuk tubuh, kerangka juga jadi tempat melekatnya otot-otot penggerak tubuh, makanya kita bisa berjalan, lari, melompat dan berbagai aktivitas gerak lainnya.
Selain itu, kerangka juga berfungsi melindungi organ-organ lunak yang rentan tapi vital di dalam tubuh, seperti tulang rusuk dan dan tulang dada yang melindungi paru-paru dan jantung, atau tengkorak kepala yang berfungsi melindungi otak.
Kita memiliki sekira 206 tulang, yang semuanya itu tersusun membentuk kerangka di dalam tubuh. Nah, tiap-tiap ujung tulang ini dihubungkan oleh sendi. Sendi inilah yang bikin sambungan antar tulang bisa ditekuk, atau diputar.
Otot
Lengan bisa kita putar, ditekuk atau diluruskan. Kaki juga bisa ditekuk atau diluruskan, kita bisa berjalan, berlari, melompat dan sebagainya.
Semua itu bisa dilakukan karena adanya otot. Saat kita melakukan berbagai aktivitas, kita akan merasakan ada yang menegang atau mengendur sesuatu ritme pergerakan kita, dan itu adalah otot, yang membuat tulang-tulang kita bergerak.
Kontraktilitas - bisa memendek saat kontraksi
Ekstensibilitas - bisa memanjang saat relaksasi
Elastisitas - bisa kembali ke ukuran semula
Nah, otot sendiri ada 3 jenis;
1. Otot Polos
- Bentuknya gelondong, seperti potongan-potongan kayu
- Bekerja tanpa kita sadari atau kita perintah
- Ada pada saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran pernafasan
- Ketika bernafas, otot diafragma dapat mengembang dan mengempis tanpa kita perintahkan
2. Otot Lurik
- Bentuknya serabut, mirip seperti kabel
- Selalu kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari
- Menempel pada rangka dan dapat dikendalikan secara sadar
- Otot ini bisa berkontraksi, makanya kita jadi bisa mengangkat benda
- Pada saat mengunyah makanan, otot rangka di bagian rahang akan kontraksi, itulah kenapa rahang jadi bergerak
3. Otot Jantung
- Bentuknya seperti anyaman dari banyak otot serabut
- Otot ini ada pada dinding jantung
- Otot ini bekerja tanpa kita sadari atau kita perintahkan
- Saat kita diam atau bahkan tidur, otot jantung tetap bekerja memompa darah ke seluruh tubuh
Sendi
Kalau otot memungkinkan tulang kerangka bergerak, sendi ini memungkinkan pergerakan tadi jadi lentur dan luwes. Tanpa sendi ini, tubuh kita tidak akan bisa bergerak dengan lentur dan leluasa.
Sesuai arah gerakannya, sendi ini ada 6 jenis;
1. Sendi Putar
Sendi ini ada di antara tulang leher dan tulang tengkorak. Kita bisa memutar kepala karena sendi ini memungkinkan perputaran.
2. Sendi Gesr
Sendi ini mengubungkan tulang-tulang pergelangan tangan, sendi ini juga ada di ruas tulang belakang terhubung oleh sendi geser ini, yang mana sendi ini bisa menggeser tulang yang terhubung.
3. Sendi Pelana
Ini sendi yang memungkinkan pergerakan dua arah, seperti pada sendi di pergelangan tangan dengan pangkal ibu jari.
4. Sendi Engsel
Sendi ini ada pada lutut dan siku. Dinamakan sendi engsel karena hanya memungkinkan gerakan seperti pintu yang membuka dan menutup.
5. Sendi Gulung
Tulang rahang kita terhubung oleh sendi ini. Tulang rahang kita jadi bisa bergerak ke depan dan ke belakang serta ke kanan dan ke kiri.
6. Sendi Peluru
Sesuai dengan namanya, bentuknya seperti peluru. Memungkinkan kita bisa bergerak memutar ke semua arah. Sendi ini ada di bagian pinggul yang mempertemukan tulang panggul dan tulang paha, juga pada sendi yang mengubungkan tulang belikat dan tulang lengan.
Nah, wawasan kita sudah bertambah sekarang tentang, bagaimana tubuh kita bisa bergerak, bisa berjalan dan melakukan gerakan secara luwes dan fleksibel.
Semua itu dimungkinkan karena adanya tulang, otot dan sendi, yang masing-masing memiliki fungsi dan perannya.
Ketiganya tak bisa dipisahkan satu sama lain karena itulah yang memungkinkan pergerakan kita.

0 Komentar